Selasa, 31 Agustus 2010

Sekilas Tentang Penulis



Lahir di Malang, 16 Agustus 1963. Ayahnya, Syech Djapri Karim, seorang tarekat yang intens, dan pernah duduk dalam Dewan Pembina Partai Tarekat Islam Indonesia, pada zaman Bung Karno. Maka sejak kecil ia sangat akrab dengan filsafat seputar pemikiran Tasawwuf.


Tahun 1982 ia meninggalkan kota Malang, Jawa Timur, dan menuntut ilmudi Fakultas Teknik, jurusan Teknik Nuklir, Universitas Gadjahmada,Yogyakarta. Selama kuliah itulah ia banyak ber-singgungan dengan ilmuwan-ilmuwan Islam yang berpemikiran modern, seperti Prof Ahmad Baiquni dan Ir Sahirul Alim MSc, yang menjadi dosennya. Perpaduan antara ilmu tasawwuf dan sains itu telah menghasilkan tipikal pemikiran yang unik pada dirinya, yang guru disebutnya sebagai ‘Tasawwuf Modern’. Pendekatan tasawwuf dalam kekinian.


kekritisannya dalam melakukan analisa semakin terasah sejak dia bergabung di Koran Jawa Pos, Surabaya, pada tahun 1990, sebagai wartawan. Kemudian ia juga bergelut di media televisi lokal, milik Jawa Pos, di mana ia pernah menjadi General Managernya. Kini, arek Malang berputra empat itu memutuskan untuk memfokuskan diri melakukan syiar ilmu Allah di masjid-masjid, di kampus, dan berbagai instansi atau perusahaan, serta berdiskusi dalam format yang khas, yaitu Islam, Sains dan Pemikiran Modern. Demi Syiar itu juga, ia bertekad untuk terus menulis buku serial diskusi Tasawwuf Modern, dari sudut pandang sains dan pemikiran modern, setiap 3 bulan sekali.



Senin, 30 Agustus 2010

Buku Ke-27 : Perlukah Negara Islam


Perlukah Negara Islam (NEW)
Ditulis Oleh : Administrator ISBN xxx-xxx-xxxx-xx x
- xxx halaman
-
Cetakan Ke 1
Penulis : Agus Mustofa
Buku Ke-27

Menurut anda, manakah negara Islam yang paling Islami, Arab Saudi, Iran, Iraq, Mesir, Sudan, Maroko, Afganistan, Yordania, Pakistan, Malaysia, ataukah Brunei Darussalam ?
Mana pula Negara Islam klasik yang paling Islami ? Bani Umayyah, Bani Abbasyiah ataukah zaman Khulafaur Rosyidin ?
Lantas, bagaimanakah di zaman Rosulullah masih hidup? Benarkah beliau pernah membangun negara Islam sebagai negara Agama? Ataukah membangun negara bangsa yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama agama yang hidup berdampingan secara damai ?
Jadi, bagaimanakah mestinya bentuk dan penerapan negara Islam? Mencontoh negara Islam modern, negara Islam klasik, zaman khulafaurrosyidin, ataukah zaman Rasulullah?

Atau, karena bingung, anda malah bertanya, Perlukah Negara Islam? temukan jawabannya di buku ini.

Buku Ke-26 : Khusyu Berbisik-bisik Dengan Allah


Khusyu Berbisik-bisik Dengan Allah (NEW)
Ditulis Oleh : Administrator ISBN xxx-xxx-xxxx-xx x
- xxx halaman
-
Cetakan Ke 1
Penulis : Agus Mustofa
Buku Ke-26

Betapa nikmatnya orang orang yang bisa khusyu' di dalam amal ibadahnya. Bukan hanya didalam shalat, melainkan juga didalam dzikir dzikirnya. didalam do'a do'anya. Didalam puasanya. di dalam hajinya. bahkan di berbagai aktifitas kesehariannya. mudah mudahan buku ini menjadi salah satu cara untuk belajar khusyu' kepada allah.